Pengaturan atur

Pete 'Pistol' Maravich: Pebasket yang Memprediksi Kematiannya di Sebuah Wawancara

Pete 'Pistol' Maravich - Favoritique
Pada tanggal 5 Januari 1988, Pebasket top NBA, Pete 'Pistol' Maravich meninggal pada usia 40 tahun setelah terkena serangan jantung yang sebelumnya tidak ada gejala saat bermain dalam permainan pick-up di Pasadena, California.

Apa yang membuat kematiannya yang tidak terduga menjadi lebih tragis adalah fakta bahwa Pete Maravich sudah memperkirakan apa yang akan terjadi padanya di masa depan secara tidak sengaja.

Dalam sebuah wawancara dengan Beaver County Times pada tahun 1974, Pete Maravich mengatakan kalimat berikut:

"Saya tidak ingin bermain 10 tahun di NBA dan meninggal karena serangan jantung pada usia muda 40 tahun."

Tragisnya 14 tahun kemudian, persis apa yang dia katakan, terjadi.

Setelah menjadi salah satu bintang terbesar NBA, cedera memaksa Pistol pensiun pada 1980 setelah sepuluh tahun berkarier.

Pistol Pete bisa dibilang sebagai Pebasket terhebat yang pernah ada di liga. Selama sepuluh tahun karirnya di NBA, ia rata-rata membukukan 24,2 poin dan 5,4 assist per game dan dilantik ke dalam Naismith Memorial Basketball Hall of Fame pada tahun 1987, satu tahun sebelum kematiannya.

Jersey No. 7 miliknya sudah dipensiunkan oleh Utah Jazz dan New Orleans Pelicans serta jersey No. 44 miliknya di Atlanta Hawks.

Prediksi atau kebetulan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar